Home » » Bayar Pajak Tahunan Kendaraan di Samsat Jakarta Timur

Bayar Pajak Tahunan Kendaraan di Samsat Jakarta Timur

Halo para blogger, maaf... maaf... baru ngeblog lagi, hehe... kali ini gue mau sharing tentang pengalaman ngurus perpanjangan pajak kendaraan bermotor di samsat Kebon Nanas, Jakarta Timur. Selama ini sih gue lebih sering pake biro jasa untuk urusan perpanjang STNK & pajak kendaraan. Nah, karena kemaren gue kelupaan, jadi telat bayar pajak tahunan, otomatis kena denda nih, mana bokap lagi yang inget duluan.. aduuuh, jadi nggak enak gue karena lalai gini, akhirnya gue berinisiatif buat ngurus sendiri ke samsat, tujuan awalnya biar nggak kena charge biaya biro jasa, jadi bisa agak murah dikit, selain itu kan buat pengalaman juga.

Awal gue coba cari informasi, yaps... google adalah tempat yang pas buat bertanya :) browsing-browsing dan dapet deh gambaran gimana ngurus pembayaran pajak kendaraan di samsat. berbekal dari pengalaman yang di share oleh para blogger, gue meluncur deh ke samsat Kebon Nanas, Jakarta Timur.

Eh... pada tau nggak samsat Jakarta Timur?
Samsat Jakarta Timur itu alamatnya di Kebon Nanas, klo dari arah baypass, itu sebelum lampu merah Kebon Nanas, sebelah kiri jalan, sebelum pom bensin.

12.00wib gue meluncur dari rumah di Bekasi, sampe di samsat sekitar jam 12.30wib, pas di gerbang mau masuk udah banyak orang yang nunggu gitu... dari gaya-gayanya mereka ini calo, gue cuekin aja, karena gue emang nggak ada niat pake jasa mereka. Kalo pake motor, parkirnya di belakang sebelah kiri, deket mushollah, langsung aja masuk ke dalem. Di parkiran ada plang bertulisan "PARKIR GRATIS", tapi disitu juga ada satpam jaga di tangannya megang duit recehan, ahhh... sama juga boong ini mah, bayar-bayar juga. Gue parkir aja motor di tepi tapi gak masuk area parkir, males aja nanti keluarnya pake bayar juga (lagi pelit).

Abis parkir, gue langsung menuju gedung depan (pasti kan pintu masuknya dari depan), sampai di pintu masuk sudah ada sambutan kayak ini:


Gue langsung aja masuk ke dalam, sempet bingung juga harus kemana, soalnya baca-baca info di internet, katanya klo udah telat kudu ngurus ke lantai 2. karena bingung, akhirnya gue tanya aja sama satpam yang jaga di dekat pintu masuk, dan ternyata kalo di samsat Kebon Nanas, selama telatnya nggak lebih dari 1 tahun, tetep ngurusnya di loket lantai dasar. Setelah tanya satpam, gue langsung menuju loket 1 dan di sambut oleh pria berbadan besar, mungkin petugas loket. Disini nih kesan yang kurang enak gue alamin dari percakapan gue sama si petugas loket
Gue : "permisi pak, saya mau bayar pajak kendaraan"
Petugas 1 : "isi formulir dulu" acuh tak acuh gitu
Gue : "di mana pak formulirnya?"
Petugas 1: "ambil di bagian informasi" sambil menunjuk ke arah bagian informasi yang teletak berhadapan dengan pintu masuk, ini petugas sama sekali nggak ramah, dan lebih terkesan seperti meremehkan orang.

cuek lah, gue langsung jalan ke bagian informasi minta formulir, bentuk formulirnya seperti di bawah ini:

(klik gambar untuk perbesar)
Berhubung gue perpanjang pajak untuk 2 kendaraan, gue ambil 2 formulir dan di isi sesuai data yang di minta. Setelah diisi, lampirin berkas kendaraan seperti copy BPKB, asli & copy STNK, serta asli & copy KTP, setelah itu serahkan ke loket 1 untuk mendapatkan nomor antrian.

Pas nyerahin berkas, lagi-lagi kesan gak enak dari petugas 1 yang sama sekali nggak ramah, dia nggak mau ngeladenin gue cuma gara2 berkas yang gue kasih gue satuin di dalem plastik BPKB, katanya kudu di keluarin dulu baru dia mau ngecek. Maksud gue ya di terima aja dulu, trus ambil deh berkas yang di butuhin, balikin ke gue lagi aja yang nggak perlu di lampirin, gak usah pake urat juga ngomongnya .____.

Pas berkas udah gue keluarin baru deh di cek, dan anehnya, mereka si petugas ini nawarin jalur cepet, ahhh bangke juga dalem hati gue, gue bilang aja nggak usah, pake jalur normal aja.

pesan gue: Streples semua berkas menjadi 1 di formulir, dan tolak semua tawaran jalur cepat yang mereka tawarkan, semua orang di dalam samsat itu adalah calo termasuk petugasnya.

Nggak lama kemudian, petugas 2 menyerahkan nomor antrian kepada saya seperti ini:


Setelah dapat nomor antrian, gue duduk manis sambil nunggu giliran di panggil. Iseng gue poto-potoin aja sekitar ruangan pake HP, beberapa orang merhatiin gue, termasuk petugas 1 yang ada di dalam loket tadi. Ahh... bodo amat, gue motoin juga buat dokumentasi gue, buat bahan sharing di blog.

Sekitar 10 menit nunggu, nomor antrian gue di panggil dari pengeras suara, gue langsung ke loket 2 dan dapet struk tagihan pajak + denda nya, dan KTP asli di balikin, struk tagihan pajak tersebut seperti ini:

(klik gambar untuk perbesar)
Klo udah dapet struk tagihan kyak di atas, langsung aja ke loket pembayaran, serahin struk tersebut berikut uang senilai yang harus di bayarkan. struk terdiri 3 rangkap, 1 untuk loket pembayaran, 1 untuk pengambilan STNK dan lembar pajak yang baru, 1 untuk kita.

Setelah selesai bayar, 2 lembar struk tadi di balikin lagi ke kita setelah di stempel lunas untuk ngambil STNK dan lembar pajak yang baru di loket 3 (loket terakhir, paling ujung), nggak usah nunggu, langsung aja serahin ke petugas di dalam loket tersebut, supaya STNK nya cepet di cari dan diserahin ke kita lagi.

Kurang lebih sekitar 40 menit, semua proses selesai. Perhitungan dendanya gue kurang jelas bagaimana, tapi biaya yang gue harus bayar sebagai berikut:
PKB (Pajak Kendaraan Bermotor):
  • Pokok Rp. 360.000, 
  • Sanksi administrasi Rp. 14.400 (entah itu berapa % dari biaya PKB pokok)
SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan):
  • Pokok Rp: 35.000, 
  • Sanksi administrasi Rp. 32.000
Total biaya yang harus saya bayarkan adalah PKB + SWDKLLJ Pokok Rp. 395.000 + jumlah Sanksi administrasi Rp 46.400 = Rp. 441.400

Keterangan: motor saya Honda CBR 150R CBU Thailand tahun 2005

denger-denger untuk setiap wilayah berbeda cara perhitungan denda/sanksi administrasi keterlambatan pembayaran pajak, tapi setidaknya ini bisa jadi ancer-ancer untuk nyiapin dana kalo shobat blogger mau ngurus sendiri ke samsat.

setelah selesai, gue kembali ke parkiran, mengambil motor dan pulang tanpa membayar parkir, gue patuh sama tulisan "PARKIR GRATIS" di situ, hehehe.

Kesimpulan:
Secara keseluruhan, pelayanan untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor di samsat sudah lebih baik di banding tahun-tahun sebelumnya, di mana prosesnya lebih transparan dan lebih cepat (walaupun pelayanan masih begitu kaku dan masih ada orang-orang bahkan petugas yang berusaha menjadi calo dengan menawarkan jalan pintas dan proses cepat. padahal pada dasarnya prosesnya juga tidak terlalu ribed dan tidak lama, jika kita sudah tahu prosedurnya.

saran gue bagi shobat blogger yang punya waktu dan gak perlu menempuh jarak terlalu jauh untuk sampai ke samsat, silahkan urus sendiri, prosesnya cepat dan mudah, ikutin aja seperti yang gue share di atas, dan berikut beberapa tips untuk shobat blogger sekalian:
  1. Siapin fotocopy berkas seperti BPKB, STNK, KTP masing-masing 1 rangkap
  2. Bawa Pulpen Sendiri, biar nggak ribed
  3. Datanglah pagi sekitar jam 09.00wib atau setelah jam makan siang sekalian sekitar jam 13.00wib
  4. Saat sampai di samsat, untuk samsat Kebon Nanas, Jakarta Timur, langsung saja menuju bagian informasi untuk mengambil formulir
  5. Setelah di isi, serahin formulir ke loket 1 beserta berkas yang sudah disiapin sebelumnya (strepless jadi 1, bisa pinjam di bagian informasi streplessnya) untuk mendapatkan nomor antrian.
  6. Setelah di panggil dan dapet struk tagihan pajak, segera ke loket pembayaran untuk membayar pajak kendaraan, gak perlu mengantri, karena ada 2 loket untuk pembayaran, 
  7. Setelah selesai bayar, langsung aja serahin struk yang udah di stempel lunas ke loket terakhir (loket pengambilan STNK), disini juga nggak usah ngantri, langsung aja serahin, setelah itu tunggu aja nama shobat blogger di panggil untuk STNK/Pajak baru kendaraan shobat blogger sekalian.
Simpel kan? dan jika di daerah shobat blogger ada jasa SIM/STNK keliling, bisa langsung ke lokasi untuk pembayaran pajak tahunan, namun untuk perpanjang STNK atau pembayaran pajak tahunan yang sudah telat melebihi 1 tahun, harus dilakukan di samsat.

Demikian sharing gue tentang proses pembayaran perpanjangan pajak tahunan kendaraan bermotor, untuk mobil gue rasa sama aja, yang beda paling hanya angka yang harus di bayar, hehehe. Semoga bermanfaat ya buat shobat blogger semua, budayakan untuk mengurus sendiri.

see u di postingan berikutnya
Share this article :

8 komentar:

www.pilihtoko.com mengatakan...

Tadi pagi (Sabtu) gw sama istri bayar pajak mobil ke Samsat Jaktim Kebon Nanas.
Dari depan sudah ada banner yang isinya kurang lebih "JANGAN PAKAI CALO"... Eeh, baru mau masuk gedung Samsat, sudah ada ibu-ibu nawarin jasa. Gw cuekin aja.
Masuk ke Gedung Samsat. Suasana rame banget. Daripada kelamaan celingukan, langsung gw samperin Satpam, ada 2 orang di dekat pintu masuk, gw tanya "Pak kalau mau bayar PKB ambil formulir di mana" Dengan sopan Pak Satpam menunjukkan tempat pengambilan formulir. Tapi setelah itu dia bilang, "Mau dibantu?"
Hehe, lsg gw jawab dg sopan, "Gak usah Pak."
Terus, ikuti alur seperti dijelaskan di website ini. Pas sampai di loket pembayaran, setelah bayar, sebelum dapat kembalian, petugasnya nawarin, "STNKnya mau diambil di sini nggak? Kalau di loket pengambilan kan ngantri tuh." Istri gw jawab, "Nggak Pak ngantri aja."
Lalu kami duduk di tempat tunggu, cek kuitansi, eee ternyata kembaliannya kurang 2 ribu. Waduh, kalau dikalikan jumlah customer yang datang, bisa berapa juta tuh omset perharinya.
Ck ck ck ck. Penyakit laten korupsi...

Abahna Queen mengatakan...

makasih sharing nya... berarti kalo telat lebih dari 1 tahun dan perpanjang stnk 5 tahunan di samsat kebon nanas y? beuh... males bangggget :(

Achmad paijo mengatakan...

ok sob. gw jga ada pengalaman yang nggak ngenakin di samsat . ternyata sama saja pelayananya kurang baik dari petugas. di loket satu dua sampe empat sama begitu.

Dwi Aveiro mengatakan...

terima kasih sob infonya .
pesan saran dan amalan bakal ane coba jalanin heheh..
pengalaman pertama nih..

estut mengatakan...

Makasih buat share pengalamannya. Hari ini aku akan meluncur ke kebon nanas. (Padahal ngga tau jg lokasinya) hehehhe. Klo bisa sendiri kenapa harus pakai jasa. Sip

Dynda fathur mengatakan...

Klo pajak kendaraan kita masuk jakarta barat,tapi kita bayar ditimur/kebon nanas bisa ga ya...??

Katarina Embula mengatakan...

Makasih infonya,besok mau uji coba ke Kebon Nanas.

Danang Hermawan mengatakan...

besok tanggal 11 ane jg mw ngurusin mutasi dan balik nama vario 125 ku dr samsat jaktim ke samsat demak jateng gan,tp mati pajak 1thn lbh 1bulan gan(berarti d hitung mati pajak 2 tahun y gan?).kmrn sudah minta bantuan cek fisik dr samsat demak,bsk pas di samsat jaktim tinggal legalisir cek fisik j.trus br daftar ke loket mutasi luar daerah gan.mhn doa nya smg lancar gan

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Maskolis | Johny Portal | Johny Magazine | Johny News | Johny Demosite
Copyright © 2011. Syukur Muhammad - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger